Aset Daerah Jangan Cuma Jadi Beban, Harus Hasilkan Pendapatan

  • Jul 01, 2026
  • INFO SIGAP

Anggota DPRD Bontang, Saeful Rizal, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang mengubah pola pengelolaan aset daerah agar tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas pelayanan publik, tetapi juga mampu menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurut Saeful, masih banyak aset milik pemerintah yang memiliki potensi ekonomi namun belum dikelola secara optimal sehingga belum memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah.

Ia menegaskan aset daerah seharusnya dikelola secara profesional dengan pendekatan bisnis tanpa mengabaikan fungsi pelayanan kepada masyarakat.

Dengan pengelolaan yang tepat, aset pemerintah tidak hanya menjadi beban biaya operasional, tetapi juga dapat menghasilkan pendapatan yang berkelanjutan bagi daerah.

Sebagai contoh, ia menyinggung pengelolaan lahan parkir oleh pihak swasta yang nilainya mampu menghasilkan pendapatan cukup besar. Menurutnya, model pengelolaan tersebut bisa menjadi referensi bagi pemerintah dalam mengembangkan unit usaha daerah berbasis layanan publik.

“Kalau ada sektor yang terbukti diminati masyarakat dan menghasilkan, tentu bisa dikaji untuk diterapkan oleh pemerintah dengan pengelolaan yang baik,” katanya, Selasa (30/6/2026).

Ia menilai pemerintah perlu lebih jeli melihat peluang dari berbagai aset yang dimiliki. Selama dikelola dengan perencanaan matang, transparan, dan profesional, aset daerah berpotensi menjadi sumber PAD baru tanpa harus terus bergantung, pada peningkatan pajak maupun retribusi.

Saeful berharap pemerintah mulai memetakan, aset-aset yang memiliki nilai ekonomi dan menyusun strategi pengelolaan yang lebih produktif. Menurutnya, langkah tersebut menjadi salah satu upaya penting untuk memperkuat kemandirian fiskal daerah, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.