Polisi Selidiki Kericuhan Kasus Pencurian Mangga di Bontang

  • May 09, 2026
  • INFO SIGAP

Kasus dugaan pencurian mangga di Jalan KS Tubun, Gang Bersama 7, RT 32, Kelurahan Api-Api, Kota Bontang, berujung ricuh hingga memicu rumah pemilik pohon mangga digeruduk massa.

Polres Bontang kini masih melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi terkait rangkaian peristiwa tersebut.

Kapolres Bontang AKBP Widho Ariano melalui KBO Reskrim Polres Bontang Ipda Ardiansyah mengatakan, penyidik masih mendalami kronologi lengkap kejadian, termasuk insiden kericuhan yang terjadi setelah kasus dugaan pencurian tersebut mencuat.

“Saat ini masih dalam tahap penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi,” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (9/5/2026).

Sebelumnya, polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait dugaan pencurian mangga tersebut. Namun situasi berkembang setelah sekelompok massa mendatangi rumah pemilik pohon mangga.

Berdasarkan informasi di lapangan, sejumlah fasilitas rumah dilaporkan mengalami kerusakan. Massa juga disebut sempat memotong pohon mangga yang menjadi sumber persoalan.

Ardiansyah menyebut, kedua pihak kini sama-sama membuat laporan ke kepolisian. Karena itu, penyidik masih mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan dari para saksi yang mengetahui kejadian tersebut

“Posisinya sekarang saling lapor, jadi masih kami lidik dulu dan kumpulkan barang bukti, serta periksa saksi-saksi yang mengetahui kejadian tersebut,” jelasnya.

Hingga kini, polisi masih mendalami kronologi lengkap kejadian untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

Kasus ini bermula pada Selasa dini hari (5/5/2026) sekitar pukul 03.20 Wita. Seorang pria yang diduga hendak mencuri mangga dilaporkan terjatuh dari pohon dan sempat tidak sadarkan diri.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Api-Api Brigpol Edo Olo Vrenson mengatakan, pria tersebut sempat menjalani perawatan di RS Amalia sebelum akhirnya kembali ke rumah.

“Pelaku pun sempat menjalani masa pemulihan di Rumah Sakit Amalia dan sempat kembali ke rumahnya,” ucap Bhabinkamtibmas Kelurahan Api-Api, Brigpol Edo Olo Vrenson.

Namun beberapa waktu kemudian, korban dinyatakan meninggal dunia akibat benturan keras di bagian kepala setelah terjatuh dan menghantam pagar beton.