Polemik Seleksi KPID Kaltim: PKB Tak Terwakili, Ketua DPRD Buka Pembahasan Ulang
- Nov 24, 2025
- INFO SIGAP
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim), Hasanuddin Mas’ud, angkat bicara mengenai polemik ketidakterwakilan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam proses seleksi Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kaltim periode 2025–2028.
Hasanuddin menjelaskan bahwa persoalan ini muncul akibat ketidakhadiran Ketua Komisi I DPRD Kaltim, Selamat Ari Wibowo, yang sudah lama sakit.
“Sebelumnya di internal Komisi I yang diketuai oleh Pak Selamat Ari Wibowo sedang sakit. Sakitnya sudah lebih dari lima bulan. Jadi waktu digodok seleksi KPID di DPRD ini, PKB tidak terwakilkan,” ujarnya saat ditemui di Gedung B DPRD Kaltim, Jalan Teuku Umar, Samarinda, pada Jumat (21/11/2025).
Ia mengakui bahwa situasi tersebut luput dari perhatian jajaran dewan selama proses seleksi berlangsung.
“Kita tidak menyadari kalau fraksi PKB tidak terwakilkan. Padahal dia ketua Komisi I. Itu masalahnya,” terusnya.
Menurut Hasanuddin, ketua komisi seharusnya hadir dalam setiap tahapan seleksi untuk memastikan terpenuhinya representasi fraksi. Namun karena kondisi kesehatan, Selamat Ari Wibowo tidak dapat mengikuti rangkaian pemilihan
Karena seharusnya ketuanya hadir. Tapi selama pemilihan, tidak ikut. Jadi keterwakilan itu belum terpenuhi,” jelasnya.
Terkait keputusan pengumuman hasil seleksi KPID yang sudah terlanjur dirilis, Hasanuddin menyebutkan bahwa pihaknya akan mengadakan pembahasan lanjutan.
“Karena sudah dirilis, kita bicarakan dulu. Kalau bisa dibatalkan, bisa jadi. Kita akan bahas dulu di Komisi I, karena kita belum menerima laporan secara resmi,” terangnya.
Ia menambahkan bahwa DPRD terbuka terhadap kemungkinan perubahan maupun upaya hukum jika diperlukan.
“Kita akan bicarakan. Kalau memang ada aturannya, boleh dirubah. Kalau mau gugat ke pengadilan, boleh saja. Semua bisa,” tutup Hasanuddin.