PEMBENTUKAN KELOMPOK WANITA TANI "BERINGIN" SATIMPO SEBAGAI PELAKSANA PROGRAM "GEMBIRA PAK RT"

  • Feb 06, 2026
  • INFO SIGAP
  • SOSIALISASI, KUNJUNGAN/ VISITASI, LINGKUNGAN

KIMINFOSIGAP - Menindaklanjuti Surat Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang Nomor 500.6.1/79/DKP3/2026 tentang Program “Gembira Pak RT” (Gerakan Menanam Cabai Rawit Pekarangan Rumah Tangga), Kelurahan Satimpo bersama Kepala Dinas dan Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Kota Bontang melaksanakan rapat koordinasi pembentukan Kelompok Gembira Pak RT, bertempat di RT 22 Kelurahan Satimpo pada Kamis, 05 Februari 2026

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka penanggulangan inflasi serta pemenuhan gizi keluarga guna memperkuat ketahanan pangan rumah tangga melalui pemanfaatan pekarangan di lingkungan rukun tetangga. Program ini mendorong masyarakat untuk menanam cabai rawit dan tanaman pangan lainnya di pekarangan rumah sebagai upaya kemandirian pangan keluarga.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh Lurah Satimpo Maryono, Kasi PM Rina Palupi, Babinsa Kelurahan Satimpo, Ketua RT 22 Budiono, serta Pengurus Dasawisma Beringin RT 22. Turut hadir pula Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang Ahmad Aznem, Debora Kristiani, serta jajaran Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Kota Bontang.

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan pembentukan Kelompok Wanita Tani (KWT) di RT 22 Kelurahan Satimpo sebagai pelaksana Program GEMBIRA PAK RT (Gerakan Menanam Cabai Rawit Pekarangan Rumah Tangga). Berdasarkan hasil musyawarah bersama Lurah, Ketua RT, dan warga setempat, disepakati bahwa pengurus dan anggota Kelompok Gembira Pak RT adalah Kelompok Wanita Tani "Beringin " dengan Siti Wulandari sebagai Ketua, yang juga merupakan Ketua Dasawisma Beringin 1 RT 22 Kelurahan Satimpo.

Program Gembira Pak RT merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Kota Bontang yang digagas oleh Dinas Ketahanan Pangan Perikanan dan Peternakan ( DKP3 ) Kota Bontang dalam upaya pemberdayaan masyarakat perkotaan melalui pemanfaatan pekarangan rumah. Selain untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, hasil tanaman juga diharapkan dapat diolah menjadi produk bernilai tambah yang pada akhirnya mampu meningkatkan pendapatan keluarga.

Adapun sasaran Kelompok Wanita Tani (KWT) adalah lembaga kemasyarakatan yang terdiri dari perempuan, khususnya ibu rumah tangga yang terorganisir dalam pengelolaan usaha tani, pemanfaatan lahan pekarangan, serta pengolahan hasil pertanian. KWT bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, pendapatan, kesejahteraan keluarga, serta ketahanan pangan rumah tangga.

Sebelum proses pembentukan KWT dipimpin oleh Ketua RT 22, kegiatan diawali dengan sambutan dan arahan dari Lurah Satimpo, yang menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan dan pengendalian inflasi di tingkat kelurahan.

.