Kata Wakil Walikota Bontang, Pariwisata Tidak Hanya soal Atraksi

  • Nov 25, 2025
  • INFO SIGAP

Pondasi utama pariwisata adalah Sapta Pesona. Cakupannya dari keamanan, ketertiban, kebersihan, kesejukan, keindahan, keramahan, dan kenangan.

"Tanpa SDM (Sumber Daya Manusia, Red.) yang kompeten, kreatif, dan berorientasi pelayanan, pariwisata tidak akan berkembang seperti yang kita harapkan,” jelas Walikota Bontang Agus Haris, saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penerapan Nilai Sapta Pesona di Hotel Bintang Sintuk, Senin (24/11/2025) kemarin.

Bagi Agus Haris, keindahan alam dan kekayaan budaya di Kota Bontang hanya akan menjadi pemandangan mati tanpa “jiwa” pelayanan yang hangat. Makanya, ia menitipkan harapan besar agar teori yang didapat di Bimtek ini tidak menguap begitu saja. Agus Haris mendorong kolaborasi lintas etnis dan kemitraan dengan perusahaan untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang kuat.

“Pengembangan pariwisata tidak hanya bertumpu pada atraksi atau destinasi, tetapi juga pada kesiapan masyarakat dan pelaku wisata dalam memberikan pelayanan terbaik," terangnya, seperti dikutip BEKESAH.co dari unggahan resmi Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Kota Bontang di Instagram.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, kata Agus Haris, gencar menata destinasi unggulan. Mulai dari wisata religi Masjid Terapung Darul Irsyad Al Muhajirin di Kelurahan Loktuan, hingga wisata adat di Kelurahan Guntung. Namun --sekali lagi-- ia menyatakan semua infrastruktur fisik tersebut membutuhkan “nyawa” dari masyarakat yang sadar wisata.

“Kita harus bekerja sama. Saya berharap pelatihan ini diikuti praktik, inovasi, dan implementasi nyata di lapangan, agar wisatawan pulang membawa kenangan manis tentang Bontang,” tandasnya.