KABAR BUAYA RISKA TERAKHIR DIKETAHUI 24 SEPTEMBER LALU, FITRIYANI: MUNGKIN KARENA PRIVASI PERUSAHAAN

  • Nov 26, 2025
  • INFO SIGAP

KIMINFOSIGAP - Buaya Riska yang semula hidup di perairan Kelurahan Guntung --Kecamatan Bontang Utara-- telah lama direlokasi ke Tabang Zoo Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) milik PT Bayan Group. Sejak saat itu, Fitriyani, putri dari Ambo, pawang buaya Riska, tidak begitu mengetahui secara persis bagaimana kabar sang reptil berdarah dingin tersebut.

Kepada BEKESAH.co, Selasa (25/11/2025) kemarin, Fitri --sapaannya-- mengaku terakhir kali mengetahui kabar Riska pada Rabu (24/9/2025) lalu. Itupun hanya melalui sebuah video pendek berdurasi 5 detik.

“Saya belum ada update mengenai kondisi Riska di penangkaran. Terakhir saya minta video dari pihak Tabang Zoo tanggal 24 September. Kondisi masih hidup,” katanya, via pesan singkat di aplikasi WhatsApp (WA).

Fitri mengatakan, perawatan Riska selama ini cukup baik. Sebab di sana ada dokter hewan dan tim penangkaranTabang Zoo yang memantau. Namun, dia menyebut, masa awal pemindahan menjadi masa paling berat. Tidak hanya bagi dirinya dan keluarga. Tetapi juga bagi Riska.

“Awal Riska direlokasi pastinya stres, tidak mau makan. Karena terbiasa hidup bebas. Tiba-tiba terkurung. Tidak leluasa berenang menyusuri sungai yang jadi habitatnya,” ujarnya.

Meski pernah melihat langsung perawatan Riska saat berkunjung ke Tabang Zoo, Fitri menyatakan komunikasi dari pihak penangkaran tidak berlangsung rutin. “Kalau bukan saya yang minta info perkembangan Riska, tidak ada infonya. Itupun hanya video berdurasi pendek,” ungkapnya.

Fitri berharap pihak Tabang Zoo agar lebih transparan mengenai kondisi Riska. “Seharusnya transparan soal bagaimana kondisi Riska. Makannya apa, kesehatannya, video rutin saat dia makan,” ucapnya.

Dia memahami, kemungkinan besar hal itu tidak bisa dilakukan bebas karena adanya kebjakan batasan informasi dari PT Bayan Group. “Mungkin karena privasi perusahaan,” tandas Fitri.