HUJAN DERAS EMNGGUYUR BONTANG, KELURAHAN TANJUNG LAUT, TANJUNG LAUT INDAH DAN SATIMPO TERDAMPAK BANJIR

  • Mar 17, 2025
  • INFO SIGAP

KIMINFOSIGAP - Hujan deras mengguyur Kota Bontang sejak pukul 19.30 hingga lewat tengah malam, yang mengakibatkan di beberapa lokasi mengalami banjir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang pun turun melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bontang, Usman melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Eko Mashudi mengatakan, banjir menggenang di RT 34 Kelurahan Tanjung Laut, RT 27 Kelurahan Tanjung Laut Indah, Gang Ikan Mas Kelurahan Tanjung Laut Indah, dan Jalan HM Ardan Pisangan.

“Itu beberapa wilayah yang kita pantau malam ini dan cukup tinggi genangan airnya,” jelasnya saat diwawancarai pukul 23.30, Minggu (16/3/2025).

Ia menyebutkan, genangan di Jalan HM Ardan, Kelurahan Satimpo sekitar 30 cm hingga 40 cm. Menurutnya, sebagian besar banjir tidak sampai masuk ke rumah warga. Namun, ada rumah warga yang masuk di daerah RT 34 Jalan Selat Gaspor, Kelurahan Tanjung Laut.

Hal ini terjadi akibat derasnya guyuran hujan, ditambah kondisi drainase yang sempit dan terdapat sedimen dan sumbatan di beberapa titik, sehingga tidak mampu mengalirkan volume air yang besar secara maksimal.

“Hari ini air laut juga sedang pasang, jadi air tidak maksimal mengalir ke sungai yang lebih besar karena tertahan air pasang di muara,” katanya.

Lalu, di beberapa lokasi itu topografi lokasinya berupa cekungan, yang mengakibatkan air tertampung di lokasi tersebut.

“Hujan mulai reda dan air laut sudah surut, jadi keadaan genangan banjir juga berangsur surut, tapi tetap kami pantau,” ujarnya.

ementara itu, seorang warga di Jalan Selat Gaspor, Kelurahan Tanjung Laut, Iwan Sanusi mengungkapkan, tinggi air di rumahnya mencapai 50 cm hingga 60 cm. Sedangkan, air di jalan sekitar 15 cm hingga 20 cm.

“Karena rumah saya memang lebih rendah dari jalan, dan sekarang sudah mulai surut,” ungkapnya, saat dihubungi.

Ditanya mengenai antisipasi, Iwan Sanusi menjawab hanya bisa berdoa agar tidak ada hujan susulan lagi malam ini. Ia mengakui, rumahnya terdampak banjir juga disebabkan oleh air laut sedang pasang.

“Semoga tidak lagi hujan biar air surut dan tidak naik kembali,” tutupnya