HARI WAYANG NASIONAL 2025, FADLI ZON DORONG MEMBUKA PAGELARAN

  • Nov 11, 2025
  • INFO SIGAP
  • BUDAYA

KIMINFOSIGAP - Buka Peringatan Hari Wayang Dunia X di ISI Solo  Menbud: Wayang adalah Intangible Cultural Heritage yang Harus dijaga Nilai-Nilai di Baliknya.

Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia mengapresiasi penyelenggaraan Hari Wayang Dunia (HWD) ke-10 yang digelar di Institut Seni Indonesia Surakarta (ISI Solo) pada 1-3 November 2025. Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan Dr. Fadli Zon, M.Sc., menyatakan kebanggaannya atas dedikasi ISI Surakarta dalam menjaga dan mempromosikan wayang sebagai salah satu warisan budaya adiluhung Indonesia yang telah diakui oleh UNESCO sejak 2003 sebagai Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity, Jumat (1/11).

Menteri Kebudayaan Dr. Fadli Zon, M.Sc menegaskan pentingnya wayang sebagai seni pertunjukan yang kaya akan nilai religius, etis, dan estetis, yang mencerminkan jati diri dan nilai-nilai luhur masyarakat Indonesia. “Wayang adalah bagian dari warisan adiluhung yang telah mendunia. Wayang bukan sekadar tontonan, tetapi juga tuntunan yang penuh nilai-nilai luhur,” ujar Menteri Kebudayaan

Menteri Fadli Zon juga menekankan bahwa wayang menyimpan makna yang dalam, mencerminkan kehidupan manusia yeng mencakup berbagai aspek, sehingga dapat menjadi simbol penting dalam pemahaman kehidupan. “Wayang bukan hanya sekadar material culture seperti wayang kulit dan golek, tetapi juga intangible cultural heritage yang harus dijaga nilai-nilai di baliknya,” jelasnya.

Menteri Kebudayaan mendorong para pelaku seni dan akademisi termasuk di ISI Solo untuk terus berinovasi dan beradaptasi dalam menghadapi tantangan era digital. "Dengan berbagai inovasi, wayang semakin bisa diterima. Disamping memelihara pakem, kreasi-kreasi baru juga penting agar bisa diterima oleh masyarakat yang lebih luas, termasuk generasi muda, Gen Z " pungkasnya.

“Dengan adanya kegiatan seperti Hari Wayang Dunia ini, wayang akan semakin dikenal dan dihargai. Saya yakin, bangsa yang beradab adalah bangsa yang menghargai budayanya. Mari kita bangkitkan kembali kebudayaan Indonesia agar menjadi tuan di negeri sendiri sekaligus berkontribusi bagi peradaban dunia,” tutup Menteri Kebudayaan.