GUS YAHYA UMUMKAN ROTASI BESAR DI PBNU, JABATAN SEKJEN RESMI BERALIH DARI GUS IPUL
- Nov 30, 2025
- INFO SIGAP
KIMINFOSIGAP - Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf, mengumumkan rotasi besar dalam struktur kepengurusan PBNU sebagai langkah memperkuat efektivitas organisasi di tengah meningkatnya dinamika internal. Keputusan itu diputuskan dalam rapat harian Tanfidziyah PBNU yang digelar di Jakarta, Jumat (28/11/2025).
Dalam pertemuan tersebut, PBNU menyepakati dua agenda utama, yakni finalisasi draf Roadmap NU 2025–2050 dan penataan ulang sejumlah posisi strategis di lingkungan Tanfidziyah. Roadmap tersebut dipersiapkan sebagai arah transformasi NU selama 25 tahun ke depan, menghadapi perkembangan teknologi, perubahan sosial, dan tantangan global.
“Visi roadmap 25 tahun ke depan adalah menjadikan NU sebagai organisasi Islam Ahlussunnah wal Jamaah yang memimpin kebangkitan peradaban baru berbasis akhlakul karimah, ilmu pengetahuan, teknologi, dan keadilan sosial demi kemaslahatan umat dan semesta,” ujar Gus Yahya.
Roadmap untuk Abad Kedua NU itu disusun berlandaskan nilai Ahlussunnah wal Jamaah dengan menekankan integrasi akhlak, teknologi, peran sosial, serta kontribusi NU bagi peradaban dunia.
Dalam forum yang sama, Gus Yahya mengakui bahwa PBNU sedang menghadapi turbulensi internal dalam beberapa hari terakhir. Meski demikian, ia menegaskan bahwa roda organisasi tidak boleh berhenti.
“Saya menyimpulkan bahwa ini adalah turbulensi organisasi. Isunya bisa macam-macam, tapi yang paling penting adalah kita harus tetap perform,” tegasnya.
Rotasi struktural kemudian diputuskan setelah evaluasi menunjukkan adanya hambatan dalam pengesahan sejumlah surat keputusan, terutama di lingkungan sekretaris jenderal dan bidang kebendaharaan.
“Ini dimaksudkan supaya tugas-tugas PBNU tetap bisa dijalankan dengan baik tanpa hambatan,” ujarnya.
Berikut susunan rotasi yang disahkan PBNU:
- Drs. Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dialihkan dari jabatan sekretaris jenderal menjadi ketua PBNU bidang pendidikan, hukum, dan media.
- Jabatan sekretaris jenderal kini diemban oleh Dr. Amin Said Husni, sebelumnya wakil ketua umum bidang OKK.
- Posisi wakil ketua umum bidang OKK kini ditempati oleh KH Masyhuri Malik.
- Gudfan Arif Ghofur dipindahkan dari bendahara umum menjadi ketua PBNU bidang kesejahteraan.
- Jabatan bendahara umum kini diberikan kepada H Sumantri Suwarno.
Perubahan struktur ini dinilai mendesak mengingat PBNU tengah menangani berbagai agenda kemanusiaan yang membutuhkan koordinasi cepat, termasuk respons terhadap bencana alam di sejumlah daerah.
Gus Yahya menekankan bahwa dinamika internal tidak boleh mengganggu pelayanan organisasi kepada umat.
“PBNU harus selalu hadir bagi masyarakat, memastikan seluruh program tetap berjalan meskipun dinamika sedang terjadi,” tutupnya.
Pewarta: Fajri