Film Danyang Wingit Jumat Kliwon Angkat Budaya dan Kisah Wayang Kulit di Lereng Gunung Merbabu yang Siap Go Internasional

  • Nov 23, 2025
  • INFO SIGAP

film bergenre horor yang mengangkat kisah wayang kulit dari kulit manusia, tayang perdana di Surabaya.

Film ini diharapkan dapat mengingatkan kembali masyarakat, terutama generasi muda, akan pentingnya melestarikan budaya terutama wayang.

Antusiasme penonton film horor di Surabaya sangat luar biasa ditambah dengan kehadiran pemain dan sutradara menyapa langsung penonton dalam  roadshow film Danyang Wingit Jumat Kliwon di XXI Tunjungan Plaza, Surabaya, Sabtu (22/11) malam

Danyang Wingit Jumat Kliwon mengisahkan tentang Ki Mangun Suroto (Whani Darmawan), seorang dalang karismatik yang terobsesi dengan ilmu kuno demi meraih kekayaan dan keabadian.

Alur cerita semakin menarik ketika Citra yang diperankan oleh Celine Evangelista, keponakan Mbok Ning (Djenar Maesa Ayu), direkrut sebagai sinden baru di padepokan Ki Mangun pada tahun 2021. Tanpa disadari, Citra ternyata dijadikan tumbal terakhir dalam ritual keabadian sang dalang. 

Di tengah teror gaib yang menghantui, Citra berusaha bertahan demi upah untuk pengobatan adiknya,

Kecurigaan Bara (Fajar Nugra), salah satu penjaga padepokan, semakin menguat, dan ia bertekad untuk menyelamatkan Citra.

Aktris Celine Evangelista mengaku bahwa dirinya belum sempurna dalam menyinden, namun ia berusaha memberikan yang terbaik sebagai kado untuk film Danyang Wingit Jumat Kliwon.

Untuk proses pembelajaran bahasa, betul-betul kental dengan budaya Jawa. Ada mantra yang tidak bisa sembarangan diucapkan dan dilantunkan. Bahkan, ketika proses syuting ada yang menjaga, dan ketika proses dubbing juga ada yang menjaga. Salah sedikit saja harus ulang lagi ritualnya dari awal. Betul-betul sangat teliti sekali, makanya proses film ini memakan waktu lama karena kami ingin menampilkan yang terbaik dan gak sembarangan,"  Celine menambahkan bahwa tantangan terbesar dalam film ini adalah menyinden. Dari semua yang pernah dilakukan, mulai dari model, menyanyi, main film, bahkan jadi komedian, menjadi sinden adalah yang paling sulit