Bontang Siapkan 1.102 Hektare Kawasan Industri Baru, Enam Kluster Dibuka untuk Investor

  • Nov 24, 2025
  • INFO SIGAP

Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menyiapkan kawasan seluas 1.102,94 hektare di Bontang Lestari untuk dikembangkan menjadi enam kluster industri yang siap dibuka bagi investor dari berbagai sektor.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemkot Bontang untuk memperluas basis ekonomi lokal dan mengurangi ketergantungan kota pada sektor energi. Karakteristik lahan di Bontang Lestari yang terdiri dari semak belukar, area mangrove, dan lahan kering dinilai memberikan fleksibilitas tinggi bagi pengembangan berbagai jenis industri.

Analis Kebijakan Ahli Madya Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Bontang, Karel, mengatakan pengelompokan kawasan menjadi enam kluster dilakukan agar investasi yang masuk lebih terarah dan sesuai dengan peruntukan lahan.

“Enam kluster industri ini menjadi fondasi Bontang sebagai pusat ekonomi baru. Investor dapat memilih sektor yang sesuai sambil tetap mengedepankan prinsip ramah lingkungan,” ujarnya, Senin (24/11/2025).

Karel menjelaskan, masing-masing kluster akan difokuskan pada sektor tertentu, mulai dari manufaktur, logistik, pengolahan hasil laut, pengolahan limbah, hingga industri energi dan turunan kimia. Pembagian tersebut diharapkan mampu mempermudah pelaku usaha menentukan lokasi investasi berdasarkan kebutuhan teknis dan ketersediaan lahan

Menurutnya, konsep kluster industri ini sekaligus mempertegas bahwa potensi ekonomi Bontang jauh lebih luas dari yang selama ini dikenal. Kota Bontang, kata dia, tidak hanya bertumpu pada industri energi, tetapi juga memiliki peluang besar untuk mengembangkan industri pengolahan berbasis sumber daya lokal.

Sejumlah sektor disebut berpotensi besar untuk berkembang di kawasan industri Bontang Lestari, seperti industri rumput laut, pengalengan ikan, kosmetik, farmasi, pengolahan limbah, serta produk turunan kimia seperti biodiesel dan gliserin.

“Keberagaman kluster menunjukkan bahwa Bontang memiliki peluang investasi yang sangat luas. Industri pengolahan bisa menjadi motor ekonomi baru bagi kota ini,” tegasnya