Belajar Menanam hingga Mengolah Hasil Panen Smartani Goes To School Jadi Laboratorium Pertanian Siswa

  • Jun 04, 2026
  • INFO SIGAP

Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang terus mengembangkan Program Smartani Goes To School sebagai sarana edukasi pertanian bagi pelajar. Program tersebut dirancang sebagai laboratorium pembelajaran yang memungkinkan siswa mempelajari seluruh proses budidaya tanaman, mulai dari penanaman benih hingga pengolahan hasil panen.

Kepala DKP3 Kota Bontang, Ahmad Aznem, mengatakan program tersebut saat ini telah diterapkan di tiga sekolah percontohan, yakni SDN 009 Bontang Utara di Kelurahan Loktuan, SDN 005 Bontang Selatan di Kelurahan Berbas Pantai, dan SDN 002 Bontang Barat.

Menurut Aznem, Smartani Goes To School tidak hanya berfokus pada kegiatan panen, tetapi juga memberikan pengalaman belajar secara menyeluruh mengenai proses produksi pangan.

“Agar para siswa bisa paham dan mengerti bagaimana setiap prosesnya mulai dari awal hingga akhir. Jadi tidak hanya bagian panennya saja. Untuk saat ini, kami masih menerapkan proses penanaman kangkung,” ujar Aznem saat dikonfirmasi, Kamis (4/6/2026).

Selain itu, Aznem juga menjelaskan bahwa siswa diajarkan mulai dari menanam benih, melakukan penyiraman secara rutin, merawat tanaman, menjaga kebersihan area tanam, hingga mengetahui tanda-tanda tanaman siap dipanen. Dengan metode praktik langsung tersebut, siswa diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai proses produksi pangan

Tidak berhenti pada tahap budidaya, DKP3 Bontang juga ingin memperkenalkan pengolahan hasil panen, kepada para siswa. Aznem menilai penting bagi anak-anak untuk mengetahui, bahwa hasil pertanian dapat diolah menjadi berbagai produk yang memiliki nilai tambah.

Selain memahami proses memasak hasil panen menjadi sayuran, siswa juga diharapkan mengenal berbagai kreasi olahan lain yang dapat dikembangkan, seperti keripik dan produk pangan sederhana lainnya.

“Anak-anak nantinya tidak hanya tahu cara menanam dan memanen, tetapi juga memahami bagaimana hasil panen bisa diolah menjadi berbagai produk yang lebih kreatif dan bernilai,” tambahnya.

Melalui Program Smartani Goes To School, DKP3 Bontang berharap dapat menumbuhkan minat generasi muda, terhadap sektor pertanian, sekaligus membangun kesadaran tentang pentingnya ketahanan pangan.

“Program ini juga diharapkan mampu melahirkan siswa yang lebih kreatif, mandiri, dan memahami potensi pengembangan hasil pertanian sejak usia dini. Nantinya program ini tidak berhenti di jenjang SD, tetapi berkelanjutan hingga SMP,” tutupnya.