500 Guru Mengaji di Bontang Ikut Pelatihan, Walikota Tegaskan Komitmen Insentif Rp2 Juta

  • Nov 24, 2025
  • INFO SIGAP

Sebanyak 500 guru mengaji mengikut pelatihan di Masjid Fathul Khoir Bukit Sekatup Damai (BSD), Kota Bontang. Kegiatan yang digelar Minggu (23/11/2025) kemarin itu, digagas Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Alquran, Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (LPPTKA BKPRMI) Kota Bontang 

Walikota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang telah mengumumkan kebijakan peningkatan kesejahteraan bagi para guru mengaji. "Salah satu langkah nyata yang kami ambil pada tahun ini adalah peningkatan insentif bagi Guru Ngaji dan para penggiat agama dari Rp1,1 juta menjadi Rp2 juta," ungkapnya saat sambutan, seperti dikutip BEKESAH.co dari unggahan resmi Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Kota Bontang di Instagram.

Kenaikan insentif itu, kata Neni Moerniaeni, dipandang sebagai investasi jangka Panjang. Tujuannya untuk menghadirkan generasi Qurani. "Kebijakan ini bukan hanya bentuk penghargaan, tetapi juga komitmen kami dalam meneguhkan peran agama sebagai pilar moral dan spiritual pembangunan daerah," ujarnya.

"Kami percaya, kualitas guru mengaji yang sejahtera akan berdampak pada kualitas pendidikan Alquran yang lebih baik bagi masyarakat," imbuh Neni Moerniaeni.

Disamping itu, dia menyatakan, pelatihan untuk 500 guru mengaji ini sejalan dengan misi Pemkot Bontang. Yaitu meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berdaya saing, berkarakter, dan berakhlak mulia. Bagi Neni Moerniaeni, pembangunan kota tidak cukup hanya dengan infrastruktur dan industri. Tetapi harus diimbangi dengan pembangunan spiritual dan moral masyarakat.

"Guru mengaji adalah salah satu ujung tombak dalam misi besar tersebut. Bapak ibu sekalian adalah penjaga cahaya Alquran di tengah masyarakat," ucapnya.