2.739 JIWA PINDAH DARI BONTANG

  • Nov 15, 2025
  • INFO SIGAP

KIMINFOSIGAP - Aktivitas perpindahan penduduk yang masuk dan keluar Kota Bontang dianggap seimbang. Hal ini ditegaskan Walikota Bontang Neni Moerniaeni, Jumat (14/11/2025) kemarin. Neni Moerniaeni menjelaskan, sebagian besar warga yang pindah itu karena kebutuhan pendidikan. Bukan sekadar pindah untuk mencari pekerjaan. “Data 2 ribu itu sebagian besar anak-anak kita yang melanjutkan kuliah dan berbagai keperluan lain, bukan hanya mencari kerja," jelasnya, kepada BEKESAH.co, di Pendopo Rumah Jabatan (Rujab) Walikota Bontang, Jalan Awang Long. Dia menerangkan, saban tahun lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Bontang cukup besar. Yakni mencapai 1.000 lebih lulusan. Mereka diketahui banyak memilih melanjutkan pendidikan di luar Kota Bontang dan di luar Kalimantan Timur (Kaltim).

"Setiap tahun lulusan SMA di Bontang bisa seribu orang lebih, dan banyak yang harus kuliah di luar karena jurusannya belum ada di sini," terangnya. Pergerakan keluar-masuk warga (Bontang) itu bagian dari urbanisasi yang wajar,” timpal Neni Moerniaeni. Mengutip Data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bontang, berdasarkan data semester I tahun ini --Januari hingga Juni dan dirilis Juli-- mereka yang pindah dari Kota Taman sekira 2.739 jiwa. Sedangkan yang masuk ke Kota Bontang di bulan yang sama, tercatat sekira 2.900 jiwa.