145 Pejabat Disumpah, Wali Kota Neni Gaspol Reformasi Birokrasi
- Apr 21, 2026
- INFO SIGAP
emerintah Kota (Pemkot) Bontang kembali mengocok ulang struktur birokrasi. Sebanyak 145 aparatur sipil negara (ASN) resmi diambil sumpah dan janji jabatannya dalam pelantikan yang dipimpin langsung Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, di Auditorium Tiga Dimensi, Selasa (21/4/2026).
Langkah ini menjadi sinyal kuat percepatan reformasi birokrasi di tubuh Pemkot Bontang, sekaligus upaya memastikan mesin pemerintahan tetap bergerak cepat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dari total pejabat yang dilantik, terdiri atas 54 pejabat administrator, 82 pejabat pengawas, dan 9 pejabat fungsional. Rotasi dan mutasi ini disebut sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penempatan ASN berbasis kompetensi.
Dalam arahannya, Neni menegaskan bahwa para pejabat yang baru dilantik tidak diberi ruang untuk beradaptasi terlalu lama. Ia meminta seluruh jajaran segera bekerja dan memahami tugas masing-masing.
“Segera beradaptasi dan pahami tupoksi. Jangan sampai ada jeda yang membuat kinerja pemerintahan melambat,” tegasnya.
Tak hanya itu, ia juga menekankan pentingnya akselerasi program. Seluruh pejabat diminta langsung tancap gas dalam menjalankan target kegiatan di perangkat daerah masing-masing.
“Ciptakan inovasi dan kreativitas. Berikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan pelayanan publik,” katanya.
Selain kinerja, soliditas internal juga menjadi perhatian. Ia mengingatkan pentingnya kekompakan antar pejabat sebagai fondasi utama keberhasilan program pemerintah.
“Kekompakan dan soliditas itu kunci. Kalau tidak solid, program tidak akan berjalan maksimal,” tegasnya lagi.
Di sisi lain, Neni menutup arahannya dengan pesan tegas soal integritas. Ia menekankan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan.
“Jabatan ini bukan sekadar posisi, tapi kepercayaan. Jalankan dengan profesionalisme dan integritas tanpa kompromi,”